Fensport Celica GT4 X, Farewell The All-Around Assassinator…

Fensport Celica GT4 X
Membangun mobil balap, bagi sebagian orang mungkin mudah (saat ini). Pick some great base car, slaps ton of high-end parts with “Racing” label, merge it. Done. But are those “race car” really competitive? Membangun mobil balap yang tidak kompetitif itu seperti memiliki kekasih cantik yang bodoh. Errr…Mungkin dia cantik, seksi, but…That’s it. No more.

Fensport Celica GT4 X
Bicara soal wanita eh mobil balap, bagaimana komentar pembaca Pedal2theMetal akan Toyota Celica generasi ke-7? Ah, biar saya tebak : Poser, kebanyakan dimodifikasi bergaya “Fast & Furious” or ricer, lambat & hanya enak dipandang saja. Mungkinkah ini versi akan kekasih yang bodoh dalam dunia mobil? I can’t assured it…

Fensport Celica GT4 X
Mungkin idiom itu muncul karena tidak tersedia varian GT-Four bagi “anak bungsu” yang lahir dari Project Genesis tahun 1999 itu. Tidak ada lagi desisan menantang turbocharger dari mesin bengis 3S-GTE, penggerak 4WD yang harum di arena rally, menyisakan mesin N/A dengan penggerak FWD. Kasihan juga melihatnya dicaci-maki karena “cacatnya” itu…

Fensport Celica GT4 X
Kembali lagi soal membangun mobil balap. Apakah Celica 7th-gen dapat disulap menjadi mobil balap yang kompetitif? Hmm…Mungkin saja. Itulah yang ada mencuat dalam pikiran tuning house Toyota kawakan dari Inggris, Fensport. Buat si anak bungsu sekejam kakak-kakaknya, the legendary GT-Fours. But why Celica 7th-gen the poser car?

Fensport Celica GT4 X
Setelah diselidiki, alasannya ternyata simpel : Shock factor. Jarang Celica 7th-gen turun di arena balap dengan prestasi yang agung. Fensport ingin melenyapkan persepsi itu, membuktikan bahwa Celica 7th-gen merupakan base-car yang potensial, tidak peduli akan hinaan nonsens orang lain. They just wanna make a huge surprise, just like this!

Fensport Celica GT4 X
Aksi kejutan mereka diawali dengan menukar inti dari mobil, powerplant. Ya, 2ZZ-GE bukan mesin hina, afterall, it’s one of Yamaha-Toyota masterpiece. Tapi dengan target tenaga besar & menjadikan GT4 X sebagai “GT-Four of Celica 7th-Gen“, 3S-GTE dari GT-Four / MR2 tentu wajib menjadi penghuni engine bay-nya.

Fensport Celica GT4 X
Bukan sekadar 3S-GTE biasa yang ditanam, namun sudah ditransformasi menjadi mesin balap unggulan. Tidak main-main, blok mesin & crankshaft spek Grup A dari divisi balap Toyota Eropa, TTE, berhasil Fensport kenakan kedalam mesin dengan piston JE Forged ini. Damn, TTE bits? That’s rare as hen’s teeth!

Fensport Celica GT4 X
Untuk dosis “tonjokan” yang lebih intens, disematkan pula “keong racun” Garrett GT35X. Namun Fensport bukan hanya mengincar tenaga raksasa belaka saja, power delivery yang luas haruslah diraih, sehingga dipilih manifold dari Corolla WRC serta wastegate TIAL berukuran 44mm. Finishing touch? Camshaft HKS berdurasi 272 derajat. Just that?

Fensport Celica GT4 X
Hell no. Penyaluran tenaga dari transmisi dogdrive PPG 5 speed makin efektif berkat inti modifikasi ini : GT-Four soul, that’s right : Penggerak 4WD. Celica dengan radiator HKS milik Supra ini 4WD? Yeah, mirip dengan Ultimate Celica racikan Rod Millen & TRD USA, namun Celica dengan silencer Blitz Nur Spec R ini lebih “nyata” dan siap balap!

Fensport Celica GT4 X
Mengapa harus mengaplikasi 4WD? Hmm…Sangat tidak bijak bukan memuntahkan tenaga besar untuk kebutuhan balap sirkuit jika masih memakai penggerak FWD? Memangnya berapa figur tenaga GT4 X dengan ECU MoTeC M400 Pro sampai membutuhkan penggerak 4WD? 743.9hp. Torsinya? Serupa, 743.09nm. Now we’re talking seriously…

Fensport Celica GT4 X
Saat proyek ini mencapai tahap final pertama tahun 2005, banyak orang terkejut (atau mungkin mencibir?) garapan Fensport termutakhir itu. I mean, really? Kompetisi motorsport di Inggris & Eropa sangat ketat, apalagi kejuaraan Time Attack. Dan muncul sebuah Celica 7th-gen. Theyt will surprise, because this ain’t normal Celica…

Fensport Celica GT4 X
Dengan hasil sebengis itu, tentu tidak sembarang orang mampu menguasai karakter GT4 X. Fensport sendiri mempercayakan pembalap andalan mereka, Adrian Smith dalam mengendalikan monster berbobot hanya 1120kg ini dalam berbagai arena balap. And he really handle it with perfectly, terbukti dengan puluhan mahkota sudah direngkuh kombinasi maut ini.

Fensport Celica GT4 X
Bicara soal Time Attack, dibanding makhluk-makhluk ajaib saingannya, boleh Pedal2theMetal sebut tampilan GT4 X yang berbasis versi tertingginya (TRD M Sport) cukup moderat. Selain kap mesin & GT-Wing karbon Varis serta front spoiler dari C-One, GT4 X tidak sejahat tampilan kompetitornya dengan jubah aero yang “kurang ajar“. Mengapa?

Fensport Celica GT4 X
Itu karena Fensport, membangun GT4 X sebagai, well…Sesuai judul tulisan ini : All-around Assassinator. Ya, aerokit yang total itu dapat meningkatkan performa, tapi terbatas untuk kebutuhan sirkuit saja. Bagaimana dengan kompetisi lainnya seperti Toyota Sprint Series? Tentu paket yang lebih kompak & versatile lebih efektif (bahkan mutlak) bukan?

Fensport Celica GT4 X
Tikungan-tikungan ala pasar senggol, dengan trek yang lebih acak dibanding sirkuit permanen, membutuhkan mobil dengan handling yang tidak hanya responsif, namun juga kuat disiksa dalam kondisi-kondisi ekstrem. Coilover 3-way dari AST serta perangkat rem TAROX menjadi pilihan Fensport, menemani rotasi velg Volk TE37 17″.


Take a look to the video above. Dalam uphill race yang menjadi tradisi dari Goodwood Festival of Speed, performa GT4 X sangatlah mengagumkan. Akselerasi spontan dari mesin 3S-GTE, dipadu handling wahid kombinasi penggerak 4WD & kaki-kaki yang dipilih dengan cermat, membuat GT4 X menjadi salah satu pesaing terberat “Gobstopper” dalam dunia Time Attack di Inggris.

Fensport Celica GT4 X
What makes GT4 X more surprising, adalah Fensport selalu memakai ban hi-performance spek jalan raya, Toyo R888, bukan dengan ban slick atau circuit-only saja. Mungkin alasan itu muncul, karena GT4 X juga berkompetisi di kejuaraan Ten of The Best, yang mengharuskan mobil masih dalam kondisi road-legal.

Fensport Celica GT4 X
Ten of The Best sendiri bukanlah sekadar kompetisi dengan 1 jenis balapan saja seperti Time Attack. Beragam kelas yang ada mengharuskan kontestannya menyiapkan mobil tidak hanya spesialis dalam 1 jenis saja, mulai dari drag 0-402m…

Fensport Celica GT4 X
…sampai Top-speed run. GT4 X sendiri mampu mencetak waktu drag 0-402m hanya dalam waktu 9,74 detik@239.79km/h. Maksimum topspeed? Meski hal itu bukan senjata utama dari GT4 X, with its lethal arsenal of weapons, Adrian Smith pernah mencapai topspeed 325.44km/h, serta 1-mille run dengan kecepatan 308.5km/h. Sick. That’s sick Celica.

Fensport Celica GT4 X
Dengan hasil seperti itu, no doubt about Fensport inital mission : Surprising anyone. Tidak ada yang menyangka, Celica 7th-gen rupanya mampu bertransformasi menjadi pejuang sirkuit yang tangguh. Ya, modifikasi yang dilakukan Fensport tidak semudah yang Pedal2theMetal tulis, then again, what’s passion without intricate action?

Fensport Celica GT4 X
Apa yang menyemangati Pedal2theMetal menulis akan Celica ini, bukan hanya karena prestasi serta kegilaannya. Yeah, both of those also count, tapi yang Pedal2theMetal rasa lebih penting, adalah semangat mendobrak kenyataan. Menyulap sesuatu yang tidak begitu “berbahaya” menjadi “berbisa“, tipikal orang Inggris bukan?

Fensport Celica GT4 X
Dengan semangat, kerja-keras & fokus, apapun yang kita miliki dapat menjadi sesuatu yang berharga, sekalipun bukan sesuatu yang penting & hebat menurut orang lain. Fensport berhasil membuktikan semangat itu dengan GT4 X. From the despicable clown into the formidable weapon. That’s proof of passion about building a race car.

Sayang, GT4 X berakhir menjadi senjata dari Fensport, karena sedang dalam proses penjualan, dan akan digantikan oleh proyek terbaru mereka. Tertarik memiliki bukti akan hebatnya kekuatan semangat “mengejutkan” Fensport? Silahkan kontak mereka melalui link sumber dibawah. Good night, mungkin malam ini saya akan memimpikan membangun Kijang pick-up dalam versi Pikes Peak…

Sumber : Fensport UK

17 thoughts on “Fensport Celica GT4 X, Farewell The All-Around Assassinator…

  1. dilihat dari videonya kayaknya akselerasinya lebih spontan dibanding celica ultimate. wah memang seharusnya gini nih celica, balik lagi dari kategori “poser car” ke kategori “the pocket rocket” seperti impreza dan lan evo nih….😀

  2. sayang gak ada dalam game GT4/GT5, Paling tidak “njajal” simulatornya dolo.. 😉
    like ESCUDO PIKES PEAK version

  3. wew akhirnya ada juga Celica gen 7th segarang ini, tetap cantik pula😆

    tapi saya lbi sng klo misalnya ttp pake 2zz, apalagi 1zz🙄
    untungnya ni mobil 4wd pula, dari dulu selalu kagum sama sedan awd/4wd:mrgreen:

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s