Me, His Creation & History. Pedal2theMetal Mengingat Sergio Farina

Sergio Pininfarina
Ya. Mungkin anda sudah membaca & mendengar obituari-nya. The Senator, The Presidente, The Innovator. The Man With the Plan. Sergio Farina, Pininfarina.

Memang, terasa sedih jika kita kehilangan seorang idola, yang sejak SD sudah anda gemari karya-karyanya. Tapi, apakah kita harus “hanya” sedih? Menangis? Berdo’a saja?

Museum Pininfarina
It’s not how we treat that great man. Karena dia seorang kreator banyak mahakarya? Mengapa kita tidak merayakan kreasi-kreasinya dengan mengingat & mengagumi peninggalannya? So, let’s start the (short) wonderful journey of il Capitano di Carrozzeria Pinin Farina…

Ferrari Testarossa

“Il mio sogno come designer è creare bellezze senza tempo”
(My dream as a designer is to create timeless beauty)
Sergio Pininfarina

My first encounter with his creation are this, Ferrari Testarossa. Masculine. Beautiful. Perfection. Anak laki-laki mana yang tidak tergoda sosok molek coupe yang namanya berarti “Red Head” ini? Seperti melihat seorang Amy Adams : Simply fucking gorgeous.

Alfa Romeo Spider Duetto
The great Italian designer, Sergio mungkin Pedal2theMetal samakan dengan maestro lukis Baroque Italia, Caravaggio. Dia tidak hanya melukis, dia membuat sebuah konsep, sebuah arah. Provokatif namun memikat, menantang arus desain pada zamannya. Testamennya adalah ini, Alfa Romeo SpiderDuetto“. Still looking exotic, even in 46 years. Don’t you agree?

Ferrari F40
Semenjak dipercayai memimpin Pininfarina pada tahun 1966, Sergio memang sangat berambisi membuat mobil dengan desain terbaik & terindah yang tidak lekang dimakan zaman. What’s his arsenal power? Koneksi dengan produsen mobil terbaik Italia, lalu kumpulan desainer muda bertalenta, misalnya Leonardo Fioravanti. Their masterpiece? Well

Ferrari Dino 246 GT
Nama Pininfarina & Fiat Group memang sangatlah susah dipisahkan. Fiat membutuhkan ide & desain menakjubkan, Pininfarina menunggangi nama besar grup Fiat seperti Ferrari, Alfa Romeo & Maserati. Simbiosis mutualisme. Saking besarnya pengaruh Pininfarina dalam tubuh Fiat, Sergio adalah orang pertama yang membujuk il Commendatore untuk membuat Ferrari dengan konfigurasi mesin ditengah. And the Dino 246 was born…

Ferrari SA Aperta
Sebagai penghormatan akan jasa Pininfarina, Ferrari membuat sebuah varian spesial dari 599 GTB Fiorano, SA Aperta. Sangat langka sosok yang namanya diabadikan sebagai nama model Ferrari, baik konsep maupun produksi, dan Sergio serta anaknya, Andrea, adalah 2 orang yang langka itu.

Alfa Romeo 2uettottanta
Bold & Beautiful. Itu mungkin ciri khas tarikan desain Sergio. Dari mobil konsep seperti Alfa Romeo 2uettottanta diatas sampai produksi, semuanya dia arahkan untuk mencapai sebuah impresi yang menggugah selera. Bukan hanya indah, namun membujuk pemandangnya untuk bernafsu mengendarainya. Maka dari itulah, Sergio melengkapi Pininfarina dengan fasilitas seperti wind tunnel demi mendapatkan desain yang fungsional.

Fiat 130 Coupe
Karena mementingkan aspek fungsionalitas seperti aerodinamika, banyak arahan Sergio selalu memiliki tampilan yang sleek & smooth, misalnya Fiat 130 Coupé ini. Kurang begitu akrab dengan salah satu grand-tourer elegan itu? Bagaimana dengan…

Peugeot 504 Coupe
…Peugeot 504 rancangan senior Sergio di Pininfarina, Aldo Brovarone ini? Meski prestisius, bukan berarti Sergio hanya mengarahkan konsep-konsep ekslusif saja. Karena itu juga…

Museum Pininfarina
…Sergio tidak hanya membatasi tim desainer Pininfarina hanya dalam bidang transportasi saja. Helm, tas, jam tangan, flashdisk & consumer goods lainnya juga turut mendapat sentuhan khas Pininfarina, baik secara desain ataupun gengsi.

Museum Pininfarina
But still…Their cars creation are the most spectacular. Bersama kuartet kekuatan desain mobil Italia (Italdesign Giugiaro, Pininfarina, Bertone & Zagato), mereka seakan-akan selalu menjadi pusat perhatian dunia mobil. That’s the power of design. Design isn’t everything, but everything is designed.

Sergio Pininfarina & Ferrari Testarosa
Apakah impian Sergio dalam membuat desain yang abadi sudah terpenuhi? Well…Dengan kerja kerasnya selama 46 tahun di Pininfarina, menurut Pedal2theMetal, impiannya sudah ia wujudkan. Lalu, mengapa dia bersumpah ingin membuat desain yang abadi sepanjang masa?

Itu karena satu-satunya hal yang dapat diingat oleh dunia akan seseorang, bukanlah harta & kekuasaan. Melainkan karya yang terhasil dari sinergi kreatifitas & inspirasi.

Sergio Pininfarina, grazie per tutto quello che hai fatto.

19 thoughts on “Me, His Creation & History. Pedal2theMetal Mengingat Sergio Farina

  1. sippp…
    saya suka f40 bgt …
    mungkin kalo bisa beli hari ini
    bodi f40 mesin ganti yg paling update ….. ngimpi kali yaaaa
    thanks mas Reihan

  2. A genius who create timeless beauty , yg gak gampang dimengerti kaya enzo
    baru beberapa tahun kemudian orang2 mulai mengerti kejeniusannya
    tp ttp masterpiece Pininfarina adalah F40, everlasting design kaya porsche, yg gennya diturunkan ke adik2nya menurut saya.
    ditunggu ulasan selanjutnya ya

  3. jaman dulu itu bener bener2 terlihat nyata ya perbedaan desainnya. seperti pininfarina versi jaman dulu terlihat eksotis dan keren….😀
    jaman sekarang malah menyebalkan, rata2 pola desainnya nyaris sama, bahkan kalo mau dicompare hasil desain toyota, atau malah kia dengan bmw, merc atau sportscar seperti ferrari sekalipun pasti terlihat sama.
    yang seharusnya eksotis malah terlihat sama dengan yang berharga murah😦
    yang masih bisa patut diacungi jempol adalah karya dari perancis (pug, citroen, renault). bener2 seni dan pure menjadi identitas perancis karena belum ada yang bisa menyamainya.:mrgreen:

    • Mungkin…Itu bukan salah desainer juga, not even the producer. Bisa jadi karena selera masyarakat juga yang tidak mau punya mobil “nyeni” karena menganggap mobil hanyalah alat transportasi🙂

    • Hehehe….Sebenarnya pada era 80an, desain mobil Italia terlalu terpengaruh aura “Malaise” dari Amerika.

      Yeah, there’s F40 & Testa, tapi sisanya? Dikit yang bagus.

      Pinin sama aja kayak Lamborghini Portofino : Susah dikomplimentasi akan kata-kata “Keren”

  4. Pingback: Life Through the Lens : Old Japanese Cars by Sū-San | Pedal 2 the Metal Autoblog

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s