Land Rover DC100 Concept, Dari Perspektif Awam

Land Rover DC100 Concept
Sebelum memulai tulisan ini, saya akan mengakui : Saya bukan penggemar SUV & Off-road. Satu-satunya SUV yang pernah saya kemudikan adalah Toyota Prado. Itupun bagi fans off-road & Landcruiser, merupakan versi paling “hambar“. Bukan karena tidak ada kolega atau saudara yang mempunyai SUV, namun…Tidak sesuai selera saya saja. I’m a Wagonist-woman (even now driving an obscure sedan).

Land Rover DC100 Concept
So, why a woman without a grasp of dirt & sand driving experience write about a Land Rover concept? Ini karena desakan seorang pria pemilik blog ini. Dia ingin tulisan konsep DC100 yang ia rasa menyasar pada konsumen non off-road enthusiast, ditulis oleh orang yang asing juga akan SUV. Jadi, tulisan ini diproyeksikan sebagai gambaran seorang yang awam akan Landie (calon konsumen DC100) akan DC100, bukan dari fans berat & expert dari Land Rover & SUV. Catch his point? Let’s move…

Land Rover DC100 Series 1
Salah satu varian Land Rover yang paling ikonik adalah Defender. Dikembangkan dari Land Rover Series yang sudah ada sejak tahun 1948, Defender diakui dunia sebagai mobil all-terrain terbaik sepanjang masa. Dan sejak Land Rover memakai nama Defender dari tahun 1990 sampai sekarang, Defender tetaplah sama : Tough & Sturdy. 22 tahun tanpa pengembangan berarti? Land Rover worship this mantra :

“If it ain’t broke, don’t fix it”

Land Rover DC100 Concept
Meski masih diminati, platform ini dirasakan sudah terlalu tua. Ya, revolusi diperlukan dalam menemukan sebuah titik cerah, dalam hal ini : Pasar baru. Ingat, pasar Land Rover bukan lagi petani, aktivis alam & penggemar off-road saja, tapi sudah menyasar pada konsumen-konsumen lain, misalnya anak muda & wanita. Apakah Defender cocok akan selera mereka?

Land Rover DC100 Concept
Okay, maybe they will looks masculine (Remember Lara Croft?) with driving a Defender. Tapi tidak semua orang mau terlihat seperti fans Tomb Raider & Camel Trophy kan? Land Rover membuktikan kalau model yang diterima pasar luas sangat menguntungkan. Butuh bukti? Cek total produksi & penjualan Range Rover & Freelander. Dan Landie merasa kalau Defender dapat menjadi mesin uang yang lebih luas nanti, and it’s not a bad thing actually!

Land Rover DC100 Concept
Untuk mendapat ramuan yang sama dengan 2 model diatas, dibutuhkan alkemis yang sama pula. That’s Gerry McGovern. Desainer ini sebenarnya dianggap paradoks bagi fans Landie. Disatu sisi, dia membuat model-model paling menguntungkan bagi Land Rover, namun bagi kaum purist, he’s one of the most hated guy. Membuat Range Rover menjadi penghuni setia aspal, dan membuat Landie paling tidak “off-road“, Freelander.

Land Rover DC100 Concept
Dan inilah kreasi termutakhirnya, DC100 (Defender Concept 100, yang berarti memiliki wheelbase 100″). Wanita dikenal lebih percaya akan impresi pertama & intuisi dibanding lelaki yang lebih suka membaca spesifikasi & opini terlebih dahulu. Dan impresi saya akan DC100? Looking fresh, modern, tanpa melupakan aura “Tough” berkat pemakaian material metal. Saya anggap DC100 adalah versi Defender dari Range Rover Evoque, and I ❤ Evoque.

Land Rover DC100 Concept
Bagaimana komentar para purists? They hated DC100, seakan-akan keyakinan & Agama mereka diinjak-injak pemuka Agamanya yang mereka percaya berpuluh-puluh tahun. Bagi mereka, DC100 yang memakai sasis Range Rover yang diperpendek ini seperti lukisan Mona Lisa yang direproduksi lagi dengan krayon. An automotive blasphemy! Defender born from dirt, and should live and even death in dirt.

Land Rover DC100 Concept
Sebenarnya, jika kita melihat spesifikasi DC100 lebih teliti, Land Rover tidak menghilangkan elemen “Go Anywhere” khas Landie. Salah satu buktinya adalah teknologi yang dikandung DC100 : Auto Terrain Response, teknologi canggih milik Range Rover & Discovery LR3 & LR4.

Land Rover DC100 Concept
Memangnya, apa itu ATR? Saya kurang paham dunia off-road (Hey, I said it at prologue eh?) Tapi saat membaca situs Land Rover, teknologi ini memungkinkan pengemudi memilih 1 dari 5 settingan apa yang cocok dengan kondisi & situasi mobil serta jalanan. Apakah sedang berkubang di lumpur & pasir, dipacu di aspal, sampai memanjat bebatuan. Love that gizmo!

Land Rover DC100 Concept
Lalu, purists berkata kalau kabin DC100 terlihat tidak cocok untuk dibawa menerjang alam liar. Ummm, okay. Saya akui kabin DC100 tidak terkesan cadas & sekuat baja, tapi ingat : Ini mobil konsep, membuat tim desainer bebas membuat desain sesuai keinginan mereka. Dan saya rasa, keinginan tim desainer Land Rover adalah High-tech, tanpa melupakan unsur utama dari kabin Defender = Simplisitas.

Land Rover DC100 Concept
Dibuat dengan konsep 3-pintu 2-penumpang, kabin belakang DC100 masih dirancang secara spartan & fungsional. Lapang untuk ruangan kargo kapasitas cukup besar, dengan alas material alumunium. Saya tidak mengerti kotak apa yang berada ditengahnya, tapi ruang belakang DC100 saya rasa cukup handal untuk membawa perlengkapan kegiatan alam pemakainya.

Land Rover DC100 Concept
Bicara soal mesin, Land Rover tidak membuat DC100 seperti Evoque yang meski bertampang cukup jantan, namun memakai mesin 4-silinder dari Ford. No, DC100 packs lot of ponies : 510hp, yang diproduksi dari mesin V8 terkuat milik grup JLR (Jaguar Land Rover), AJ133 Supercharged. Torsi? 625nm, cukup untuk membawa DC100 kemanapun petualangan yang dituju pengemudinya.

Land Rover DC100 Concept
Masih banyak hal yang dipertanyakan para purists, atau publik yang masih awam akan Landie, namun menghakimi kalau DC100 tidak pantas memakai brand legendaris Defender. Land Rover mengetahui itu, dan mengingat konsep ini (bakal) diproduksi massal tahun 2015, masih tersisa 3 tahun bagi Land Rover untuk menyempurnakannya, agar tidak hanya merangkul pasar baru saja, namun juga menyenangkan hati ummat Land Rover yang dikenal sangat setia pada merek itu.

Land Rover DC100 Concept
Sudah cukup heran akan desain DC100? Wait till you meet DC100 Sport. Seperti para pembaca Pedal2theMetal lihat : SUV, tanpa atap. Mengingatkan penggemar Land Rover akan Range Rover Evoque Cabriolet. Another blasphemy? Tahan emosi anda purists…

Land Rover DC100 Concept
Dibuat sebagai mobil pilihan kaum urban yang ingin menikmati semilir angin alami & segar, DC100 Sport saya rasa merupakan konsep yang sangat menggiurkan. Dinamis tanpa kehilangan jati diri “Adventure“, konsep ini benar-benar menyegarkan! Meski…DC100 Sport bukanlah yang pertama memakai konsep ini. Remember Isuzu Axiom XSR? Coba pembaca Pedal2theMetal bandingkan…

Land Rover DC100 Concept
Sebelum anda menghakimi desainnya, kosongkan dulu pikiran anda. Tarik nafas, dan buang jauh-jauh pikiran kalau gambar mobil didepan mata anda sekalipun memakai nama “Defender“, bukanlah versi modern dari Defender soft-top. It’s a DC100 Sport. Dan akuilah, kalau mobil ini terlihat keren kan? Modern, canggih, tapi karena terkesan kasar, malah menjadi lebih unik & pantas dengan imej Land Rover dibanding Evoque Cabriolet misalnya.

Land Rover DC100 Concept
Best thing about DC100 Sport are its cabin. Motif Zebra-printing terlalu norak bagi anda? Lapisan kulit berwarna putih terasa tidak cocok dengan imej Land Rover? It’s okay, everyone has an opinion, and it includes me right? Opini saya? Meskipun saya bukan fans animal-printing, terlihat unik & berbeda tentu cocok mengingat konsep DC100 Sport ditujukan bagi kaum urban & dinamis. And being different is cool!

Land Rover DC100 Concept
Meski kabinnya bercorak urban, habitat DC100 Sport tetaplah alam bebas. Menggunakan seluruh teknologi dari DC100, konsep yang diperkenalkan pertama kali di Frankfurt Motorshow 2011 ini jelas tetap dapat dikendarai sebebas mungkin, kemanapun anda mau. Dan dengan model tanpa atap, sensasi alam yang diterima tentu terasa lebih frontal & langsung.

Land Rover DC100 Concept
Dan setelah lama memandangi foto-foto DC100 Sport, makin kuat rasa penasaran untuk mengendarainya menuju pantai-pantai indah, luar negeri atau Indonesia. Bayangkan, bersama seseorang yang anda paling sayangi & anggap spesial (DC100 Sport hanya memiliki 1 kursi penumpang), anda berkelana…

Land Rover DC100 Concept
…Menyusuri pantai-pantai indah nan menawan di Pulau Bangka seperti Parai Tenggiri, Teluk Uber, Pasir Padi sampai Bedaun, bersama DC100 Sport. That’s will be a super-to-extreme dreamy & unforgettable experience! Dan dengan atap terbukanya, kita dapat menikmati sunrise & sunset tanpa halangan apapun. Just you, him or her, DC100 Sport, and mother of nature. Droll enough? Me too!

Land Rover DC100 Concept
Kembali menuju tulisan setelah bermimpi terlalu jauh…Jika anda beranggapan kalau Defender haruslah Defender yang anda kenal selama ini, mungkin pikiran anda harus terbuka. Ya, Land Rover memiliki pasar yang ekslusif, namun apakah hanya purists & fans setia Land Rover saja yang boleh memakai mobil dengan brand hijau Inggris yang sekarang dikuasai oleh India ini? Tentu tidak kan?

Land Rover DC100 Concept
Siapapun, entah itu penggemar off-road kelas berat yang suka menerjang alam liar, sampai wanita urban atau sosialita yang sering memakai mobilnya menghadiri acara fashion show, boleh memakai Defender. Dan jika anda masih keras kepala bahwa Defender jangan sampai berubah, well…Berdoalah yang banyak, agar tahun 2015, konsep DC100 tidak jadi dibuat, dan Defender yang anda idolakan berpuluh-puluh tahun itu terus ada.

Land Rover DC100 Concept
Saya? Meskipun tidak berniat meminangnya (Nearly all Land Rover is pricey!), saya anggap kalau DC100 pantas menyandang nama Defender. It’s a perfect SUV for our generation, yang dinamis, berjiwa petualang, dan terus memandang masa depan. Sejarah itu penting, tapi terus berpikir terbuka & terus maju adalah hal yang paling utama bukan?

Good night, Happy Kartini’s Day, and thanks for reading my post!

About Tarmac Tezza

25% Femme Fatale. 25% Cry Baby. 25% 7-years old Girl. 25% 21-years old Woman. Mixed without compromise.

17 thoughts on “Land Rover DC100 Concept, Dari Perspektif Awam

  1. yeaah..sebelumnya makasih om reyhan..akhirnya artikel ttg DC100 ini muncul..sekali lagi terima kasih om reyhan..pembahasannya lengkap banget..hehe..mana makin keren nih tampilannya..rasa penasarann ttg DC100 dah hilang..saya baru liat nih interiornya lebih simple yah..berbeda dengan evoque..saya juga kebetulan sempat merasakan mengemudi evoque milik teman saya..material mmg ga jauh beda dr DC100..tp menurut saya DC100 mmg lebih macho..😀 kereennn

    • Kabin DC100 memang sangat futuristis (kalo yang Sport…Well, too eclectic?)…

      Evoque udah buktiin kalo Landie & Corp bisa buat mobil all-around-allday yang bisa diterima publik manapun (Range Rover udah sih, tapi terlalu “blingy”). Kalau Evoque untuk pasar menengah keatas, nah DC100 buat kaum dinamis (sepertinya)

      • yapp..memang sangat nyaman..tapi menurut saya sih..entah itu karena ga banyak setting sana setting sini..saat menemukan turn yg lumayan tajam..terlalu comfort untuk sebuah evoque..n untuk futuristiknya mmg betul..glow anywhere..tp klo body dimensinya sangat kecil menurut saya hehehe..

  2. gedein sedikit dimensinya, saya rasa udah cukup……:mrgreen:

    walaupun om saya pemilik Landie lawas bermesin 2F (he’s an engine swap fans) mungkin akan berkerut keningnya melihat konsep ini, tapi menurut saya konsep ini bagus juga……..tiap hal butuh pembaruan………

  3. Pingback: Citroën Méhari, The “F” Factor | Pedal 2 the Metal Autoblog

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s