Nismo Omori Factory BNR34 Clubman Race Spec, Not A Serenade

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Meskipun sebuah benda mekanis & teknikal, tidak ada yang pasti dalam mobil, menyangkut “Mana yang lebih bagus“. Apakah Ferrari lebih bagus dibanding Lamborghini? Apakah Wankel-Rotary lebih baik dibanding piston? Apakah mobil Eropa lebih baik dibanding mobil Jepang? Itu terlalu elusif, dan setiap orang memiliki standar masing-masing, karena persepsi sangat tergantung pada pola pikir tiap individu.

Nismo Z-Tune
Tapi, ada 1 hal pasti, untuk pertanyaan : “Mobil JDM modern apakah yang paling spesial dihati publik otomotif?” Yeah, Nismo Z-Tune. Ekslusif (hanya dibuat 17 unit untuk publik), kencang (just read this post), dan sangat tampan (look at those carbonized R34 face!). Bahkan GT-R SpecV masih belum bisa menandingi presentasi Nismo Omori Factory akan “The best GT-R” ini. The mighty LFA Nür? Meski dijagokan Pedal2theMetal, Z-Tune still the King of Japan Sportscar.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Sudah 10 tahun Z-Tune memakai mahkota prestise itu, sehingga banyak pihak bertanya-tanya : “Apakah akan ada Z-Tune terbaru nanti?“. Salah satu pihak yang menginginkan monster Nismo itu kembali muncul adalah majalah pemilik Skyline GT-R di Jepang, GT-R Magazine. Dan pada tahun 2011, muncul sebuah proyek kerjasama dari majalah itu & kreator Z-Tune, Nismo Omori Factory. CRS (Clubman Race Spec).

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Anda pasti bertanya-tanya, mengapa mereka tidak memakai GT-R terbaru saja? Bukankah dengan basis yang sudah terbukti dapat “menumpas” kedigdayaan supercar Eropa itu, mereka dapat mendapat sebuah monster yang sangat hebat? Rupanya ada alasan tersendiri, yang bagi Pedal2theMetal…Terdengar agak memiriskan. Mau tahu alasannya?

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Seperti para pembaca Pedal2theMetal ketahui, meskipun banyak tuner sudah membuat parts modifikasi bagi GT-R, sampai detik ini Nissan masih menangguhkan bagi para pemilik GT-R untuk memodifikasi mobilnya. Bahkan GT-R SpecV sendiri masih terlihat moderat dibandingkan Top Secret GT-R misalnya. Sehingga, GT-R Magazine & Nismo Omori Factory lebih memilih unit Skyline GT-R versi lampau, BNR34 V-Spec.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
And it’s not a bad thing! Potensi R34 masih sangatlah luas untuk dijamah, terutama meningkatkan handlingnya yang tertahan oleh bobot R34 yang masih terhitung berat, yang sangat terasa dalam kebutuhan sirkuit. Untuk itulah, GT-R Magazine & Nismo Omori Factory mencoba mewujudkan konsep R34 GT-R spesial untuk sirkuit, dengan kapabilitas yang siap membantai suksesornya, GT-R SpecV. Apa saja ubahannya?

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Membandingkan eksterior CRS dengan Z-Tune, sekilas terlihat serupa, karena CRS masih memakai bodykit Z-Tune berbahan karbon yang sudah terbukti di kompetisi Nismo Fest Tuner Battle. Tapi kalau anda lebih teliti, fender CRS dibuat lebih lebar, meskipun CRS memakai ukuran ban Advan Neova AD08 yang lebih kecil, 255/40R17. (Z-Tune memakai Bridgestone POTENZA RE01R 265/35-18). Alasannya? Simpel : Lebih ringan, tapak sisi ban lebih luas = Performa mobil lebih tajam di sirkuit.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Ada kejutan lain yang disimpan oleh Dr Fujii, penanggung-jawab proyek ini dibalik velg Nismo LMGT-4 Omori GT500-Spec yang juga dipakai Z-Tune : Perangkat rem Brembo super mahal (Harganya 1 juta Yen / Lebih dari 110 juta rupiah!) yang berasal dari Nissan GT-R. Apakah lebih baik dibanding Brembo dari Z-Tune? Rupanya diameter piringannya lebih besar. (380mm berbanding 365mm)

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Penggunaan rem yang lebih kuat, bukan hanya sekadar gaya-gayaan, namun karena kebutuhan. CRS dibuat sebagai pengetesan akan konsep mesin RB terbaru dari Nismo Omori Factory, R2. Memangnya, apa kelebihannya dibanding Z2 dari Tune? Lebih kuat? Lebih besar tenaganya? Bukan hanya itu alasan dari Dr.Fujii & Noda-san dari GT-R Magazine…

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
R2, adalah konsep RB lanjutan dari R1 (Racing 1) dari Nismo Omori Factory, dengan menggabungkan teknologi dari GT-R, serta kebuasan mesin RB26DETT N1 dari R34 GT-R. Banyak parts dari mesin VR38DETT dipasang dalam R2, seperti injektor, sampai mapping ECM (Engine Control Module). Figur tenaganya masih dirahasiakan Nismo Omori Factory, namun menurut logika Pedal2theMetal, pasti ada peningkatan efisiensi tenaga diatas 450hp yang dihasilkannya.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Detail-detail lainnya juga sangat menggiurkan bagi pemilik mesin RB. Coba anda lihat airbox & inlet turbin R1 & pipa intercooler berbahan dry-carbon diatas…Yummy? Hell no. That’s freaking sexy! Kehebatan kreasi Nismo Omori Factory benar-benar ditunjukan, bahkan dalam detail yang sebenarnya simpel ini.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
…Dan CRS juga tetap memakai strut-brace berbahan titanium dari Z-Tune, yang merupakan impian semua pemilik GT-R, konon harganya bisa mencapai 30 juta rupiah! Damn.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Strut-brace seharga 30 juta? Untuk mesin R2 yang dipatok harganya mencapai 260 juta rupiah, angka itu sebenarnya masuk akal. Masih bingung akan gilanya harga yang dipatok Nismo Omori Factory? Ada hal yang lebih mengejutkan lagi, yaitu di…

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
…Sistem exhaust yang dipakai CRS. Dr Fujii memilih knalpot Nismo Weldina NE-1 Version.2 berbahan stainless-steel. Harga? 36 juta rupiah. Bandingkan dengan knalpot termahal untuk RB26 yang Pedal2theMetal ketahui, Midori Seibi NR High-Power dengan harga 32 juta rupiah, yang memakai material titanium. Soal harga yang tidak masuk akal dari produk-produk JDM ini, akan Pedal2theMetal ulas di post selanjutnya, so stay tune!

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
Bagaimana performa CRS di sirkuit? Nismo Omori Factory masih merahasiakan catatan waktunya, karena tester yang dipakai bukanlah pembalap profesional, namun melihat aksi Dr Fujii & Noda-san di sirkuit Fuji Speedway ini…

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
…Bukan tidak mungkin mereka “bekerja” dengan baik dibalik setir Nardi Classic & jok Recaro RS-G, dan membuktikan bahwa CRS dapat mengalahkan Z-Tune. GT-R SpecV? Meski diatas kertas SpecV masih lebih canggih, tapi CRS dapat menunjukan bagaimana keajaiban mesin segaris jika diolah dengan presisi & menggunakan komposisi terbaik. It’s Nismo Omori Factory we’re talking, not a cheap ass tuner.

Nismo Omori R34 GT-R Clubman Race Spec
1999-2011. Jangka waktu yang cukup panjang memang dalam dunia otomotif. Mungkin untuk mobil-mobil lain, 12 tahun sudah cukup untuk menelan habis nama besar sebuah mobil. Lihat bagaimana Lamborghini Murcielago, yang sempat merajai dunia sportscar, namun saat Aventador muncul, seakan-akan menciut, terkesan hilang tanpa jejak. Tapi tidak untuk R34 GT-R. Twelve years and still stand strong.


Mengapa R34 GT-R bisa sekuat itu merajai dunia sportscar Jepang? Itu adalah buah dari sinergi akan riset panjang & tekun dari Nissan, kreasi-kreasi menakjubkan & berkualitas dari Nismo Omori Factory serta tuner aftermarket lainnya, dan yang terpenting : Lots of devoted GT-R owners. Hasilnya? Sebuah keabadian & keagungan. Serenade / Layu? Tidak berlaku untuk Nissan Skyline GT-R.

Sumber :

Nismo Japan
Yokohama Advan Japan
GT-R Magazine

About RYHN.FRDS

Your dangerously addictive photographer. Excels at motography, riding crap bikes & cursing about it.

14 thoughts on “Nismo Omori Factory BNR34 Clubman Race Spec, Not A Serenade

  1. really cool, GTR andalan aku di game-game gran turismo
    kalau HEAD TO HEAD sama “GTR skyline V spec II nur” gmn ya?
    ditunggu ulasan “monster-monster” JDM lain nya bung P2TM

    • Kalau dilihat dari namanya (Clubman), sebenarnya sudah terbaca…

      Clubman itu rata-rata mobil modifikasi moderat, tanpa ubahan seberat Racing-Use…Clubman-spec di Jepang berbeda dengan klub balap di Amerika seperti SCAA misalnya, yang mengharuskan mobil-mobil anggotanya menggunakan roll-bar

      Bahkan mobil time-attack sekelas Cusco Impreza Tarzan Yamada saja tidak memakai roll-bar yang dilas sampai rangka, melainkan hanya bolt-on saja. Menunjukan orang Jepang kurang begitu peduli (meski tidak berarti tidak peduli) akan keamanan & rigiditas total mobil.

  2. di jakarta ane cukup sering ketemu R34 modif, lihat ownernya kayaknya india😛
    kalau di jogja juga ada R34 tapi standar, ownernya pribumi. gpp lah standar is fine:mrgreen:

  3. RB26DETT, kaya kertas putih yg siap ditulis apapun oleh tunernya . mesin inline 6 yg over stroke dan sudah berumur lebih dr 20 thn tp ttp buas hahaha. bahkan tommy kaira aja masih pake ni mesin d GT-R demo mrk wkt 2010 . updateannya ditunggu n jgn lupa bahas rivalnya si BNR34 , JZA80 dengan 2JZ GTEnya hahaha

  4. Pingback: Auto Legend 2012, An Open Mind Motoring Event Part.2 : Modern JDM | Pedal 2 the Metal Autoblog

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s