Badass People #1 : Pat Moss-Carlsson, The Queen of Rally

Pat Moss
Julukan “Badass”, memang identik dengan lelaki yang garang, cadas & keren. Padahal, banyak juga wanita yang 100% badass lho! Nah, kali ini Pedal2theMetal akan menulis sosok-sosok ikonik & badass di dunia otomotif, namun kali ini memiliki gender perempuan!

“I’d rather finish tenth overall than win the ladies’ trophy”
Pat Moss

Pat Moss
Patricia Ann Moss, yang lahir di Thames Ditton, Surrey, Inggris pada 27 Oktober ini, adalah salah satu pembalap wanita tersukses di dunia. Kisah wanita yang merupakan salah satu ujung tombak show-jumping kuda Inggris ini, sangatlah menarik untuk dijadikan inspirasi, tidak untuk perempuan saja, namun juga kita, para lelaki.

Pat Moss
Kita mulai dari prestasi. Pat Moss, merupakan juara 5x dari European Ladies’ Rally Championship, juara 8x Coupe des Dames pada rally Monte Carlo, serta pembalap pertama yang juara dengan memakai Mini Cooper, pada rally Tulip di tahun 1962, yang merupakan salah satu kemenangan awal Mini Cooper di arena balap. Podium-podium di arena rally lain juga sudah tidak terhitung dicatat oleh Pat Moss.

Pat Moss
Prestasi-prestasi hebat ini, mungkin karena darah dari keluarganya. Yap, Pat Moss adalah anak dari Alfred Moss, mantan pembalap Indy 500 dan saudara kandung dari Stirling Moss, salah satu pembalap Inggris paling legendaris sepanjang masa. Top!

Pat Moss
Awalnya, Pat Moss adalah seorang atlet Show-jumping (olahraga menunggang kuda yang melintasi rintangan-rintangan) yang sudah menjadi juara sejak berusia 8 tahun. Bersama Stirling Moss, ia pernah mempertunjukan kemampuannya didepan Raja George VI & Ratu Elizabeth, karena rutin menjuarai kejuaraan Show-jumping di Inggris.

Pat Moss
Sama seperti saudaranya, Pat mulai tertarik pada balap mobil. Namun berbeda dengan Stirling yang menyukai lomba balap di sirkuit, Pat lebih menyukai lomba rally, yang sangat tidak identik dengan wanita, yang menyukai kebersihan!

Mengemudikan Triumph TR2 miliknya bersama pengurus kudanya, Ann Riley, Pat mampu menjuarai kompetisi rally pertamanya di Tring, Hertfordshire. Dan membuat namanya mulai naik di dunia rally Inggris, yang membuat manajer kompetisi Triumph, Ken Richardson untuk menjadi pembalap Triumph.

Sayang, karena sikap Ken yang dianggap tidak sopan, Pat lebih memilih saingan Triumph, yaitu MG untuk menjadi tim yang ia bela. Dilatih oleh Marcus Chambers dari MG, Pat mampu berkompetisi di berbagai arena rally dengan MG TF, yang awalnya dianggap tidak kompetitif di arena rally.

Pat Moss
Selama 7 tahun menjadi pembalap MG, Pat mampu menjuarai banyak rally, namun yang paling legendaris adalah dimana Pat menjuarai kejuaraan rally terberat di Eropa, Liège-Rome-Liège, pada tahun 1960, dengan Austin Healey 3000. Kemenangan ini menjadikan Pat sebagai perally wanita pertama yang menjuarai kompetisi rally internasional pertama di dunia!

Pat Moss
Ada kejadian lucu pada tahun 1961, dimana Pat mengikuti kompetisi RAC Rally dan menjadi juara ke-2. Semestinya ia bisa menjadi juara pertama, jika ia tidak memberikan stok bannya pada Erik Carlsson, yang mengalami masalah pada ban. Namun karena pada saat itu sesama pembalap saling bersaing secara sehat, Pat rela meminjamkan stok bannya, yang membuat Erik menjadi juara pertama…

Pat Moss
Meski dikalahkan oleh Erik “Carlsson on the roof”, Pat rupanya terpesona pada sosok Erik yang selain terkenal karena menjadi legenda rally, juga bersikap gentleman, bahkan pada saingannya. Membuat Pat jatuh cinta, dan akhirnya menjadi pasangan suami-istri di London pada tahun 1963, sampai akhir hayatnya.

Pat Moss
Duet Erik & Pat, tidak hanya dalam rumah-tangga, namun juga dalam arena rally! Mereka berdua menjadi pembalap utama SAAB, pabrikan dimana Erik menorehkan tinta emasnya di dunia sejarah rally dan menjadi juara ratusan event rally, meski memakai mobil yang kurang kompetitif seperti SAAB 96.

Pat Moss
Salah satu even terberat yang mereka pernah ikuti, adalah rally Monte Carlo di tahun 1965, yang pada saat itu terkena badai salju. Mereka menjadi juara ke-3, dibelakang Porsche 904 & Mini Cooper, yang jauh lebih kompetitif, hebat kan!

Pat Moss Erik Carlsson
Pat, merupakan perally yang kaya akan pengalaman. Selain menjadi pembalap untuk Triumph, Austin, MG, Ford & SAAB, ia juga pernah menjadi Lancia, Renault-Alpine, Toyota, bahkan Hindustan! Semuanya ia kemudikan dengan maksimal, tidak peduli kekurangan dari mobil itu, meskipun Pat sebenarnya tidak menyukai mobil yang memiliki karakteristik understeer.

Podium sendiri masih sering ia rebut, sampai akhirnya ia pensiun pada tahun 1974, untuk lebih fokus membesarkan anaknya bersama Erik, Susan Rawding-Carlsson, yang kelak akan meneruskan legenda Pat Moss dalam dunia show-jumping.

Pat Moss

Image courtessy of The Caravan Club Collector

Pada saat pensiun ini, wanita yang terkenal perokok berat ini tidak berhenti dari dunia kecepatan. Menemani Erik yang menjadi manajer & PR di SAAB, Pat menjadi instruktur mengemudi dan membuat buku “The Art & Technique Of Driving” bersama suaminya, berkeliling dunia, mengajarkan anaknya dalam hal show-jumping, bahkan sempat terkena tilang, karena ngebut dengan mobil pengangkut kudanya!

Pat Moss
Ini terasa konyol, karena di Inggris, pengemudi yang ngebut dijalan dan terkena tilang, oleh polisi yang menilangnya akan diejek : “Kau kira dirimu siapa, Stirling Moss?“. Sedangkan yang terkena tilang adalah seorang perally legendaris Inggris, sekaligus saudara kandung dari Stirling Moss! Pasti sangat konyol & mengagetkan sang polisi!

Pat Moss
Setelah hidup dengan berbagai kemenangan, pada 14 Oktober 2008, Pat meninggal dengan tenang pada usia 73 tahun karena kanker di rumahnya, Eaton Bray, Bedfordshire, ditemani oleh suami & anaknya. Sampai sekarang, bersama Louise Aitken-Walker & Michèle Mouton (tunggu ulasan wanita hebat ini di Pedal2theMetal!), Pat Moss menjadi legenda rally dunia, yang menjadi legendaris bukan karena gendernya, namun karena prestasi-prestasinya…

Pat Moss, dunia akan terus mengingatmu sebagai sosok kencang dibalik kemudi, menaklukan trek-trek gravel & lumpur, yang bahkan seorang lelaki sekalipun belum tentu menaklukannya!

Sumber Gambar : Forum Auto-Sport

5 thoughts on “Badass People #1 : Pat Moss-Carlsson, The Queen of Rally

  1. yahhhh….sekarang jarang pembalap wanita yang bener2 berprestasi dan melegenda … sepertinya masih ada yg melegenda lagi, kalau ngga salah dari dunia drag race dan balap nascar atau indy … ( saya lupa namanya ) mungkin om admin punya dokumentasinya …

    ditunggu, keep badasssss

    • Kalau drag, ada Shirley Muldowney, jawaran NHRA 18x…kalau indy, jelas si Danica Patrick, yang jujur aja….lebih menjual kecantikan dibanding skill balap😦

      mungkin nanti bakal ngulas soal Rally Marina & Sylvia Octarina….pembalap wanita top dari Indonesia🙂

  2. wogh, garang abis dah ini cewek😯

    jaman2 itu, di Indo malah masih jarang cewek bisa nyupir, oma aye sempet diajarin juga buat nyupir, tapi gak bisa2:mrgreen:

    mobil yg dipakenya itu klo gak salah Ford Consul, waktu itu jaman awal 60an…..pas opa ane baru2nya bisa punya mobil………

  3. Pingback: Bagaimana Mini Mengubah Dunia Motorsport Part.1 | Pedal 2 the Metal Autoblog

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s