Hasemi Motorsport Tomica DR30 Super Silhouette, The Red, BIG, BEAST!

Hasemi Skyline
Salah satu hal yang membuat Pedal2theMetal menyukai dunia otomotif, berawal dari 2 hal : Mobil supercar yang indah seperti Alfa Romeo, serta mobil-mobil balap. Jika hal yang pertama membuat Pedal2theMetal (atau anda juga?) menyukai desain-desain mobil, maka yang kedua membuat Pedal2theMetal menyukai akan kecepatan tinggi!

Nah, kali ini Pedal2theMetal akan menulis sebuah mobil balap, yang tak hanya kencang & legendaris, namun juga…Mengerikan!

Hasemi Skyline
Setelah Pedal2theMetal bandingkan antara mobil balap zaman dahulu & modern, Pedal2theMetal menemukan sebuah perbedaan yang cukup signifikan :

1. Mobil balap zaman dahulu, tentu tidak secanggih mobil balap modern yang sarat teknologi

2. Namun, mobil balap zaman dahulu lebih “menantang”, selain karena minim teknologi, juga karena :

3. Mobil balap zaman dahulu lebih liar, buas & sulit dikemudikan

Hasemi Skyline
Tidak percaya? Pedal2theMetal akan membuktikan 3 poin itu, dengan subjek mobil balap Jepang zaman dahulu yang Pedal2theMetal rasa, adalah salah satu mobil balap paling gila yang pernah lahir dari Nissan, Hasemi Motorsport – Tomica Skyline RS30 dari kelas Super Silhouette.

Hasemi Skyline
Sebelum mengulas mobil “iblis” ini, lebih baik jika kita mengenal dulu soal Super Silhouette. Kompetisi Super Silhouette, sebenarnya adalah kelas sportcar dengan regulasi yang sama dengan Grup.5 dari FIA, yang terkenal pada era 80an di seluruh dunia.

Di Jepang sendiri, Super Silhouette merupakan kelas khusus pada kejuaraan Fuji Grand Championship Series, yang dimulai dari tahun 1979 sampai 1984, dan Super Silhouette adalah kelas yang paling terkenal & populer bagi penggemar balap di Jepang. Mau tahu alasannya?

Super Silhouette, memiliki regulasi yaitu mobil balap yang dipakai, mesti memiliki siluet serta sasis yang sama dengan mobil versi pabrik yang mengikutinya. Sisanya? Bebas! Karena itulah, lahirlah monster-monster dengan desain brutal & berlebihan, demi mengejar kecepatan maksimum!

Hasemi Skyline
Salah satu mobil balap legendaris Jepang dari kelas ini, adalah Skyline DR30 yang dikendarai pembalap legendaris, Masahiro Hasemi, yang identik dengan Nissan, karena sepanjang karirnya, Hasemi-san selalu memakai produk Nissan, baik dari tim pabrikan sampai tim miliknya, Hasemi Motorsport.

Hasemi Skyline
Basis dari Nissan Skyline Super Silhoutte, adalah Skyline R30 dari kelas Grup.C tahun 1982 ini, yang memiliki regulasi yang mirip dengan Super Silhouette, meski tidak harus memiliki siluet yang sama dengan versi jalan raya, terutama di tinggi atapnya.

Hasemi Skyline
Jika membandingkan antara Skyline Super Silhouette dari gambar ke-2 serta versi Grup.C, perbedaanya adalah dari front-end. Ini karena pada tahun 1981, Nissan meluncurkan varian DR30 / Skyline RS, yang memiliki wajah yang berbeda dengan R30 biasa, yang membuatnya dijuluki Tekkamen / Iron Mask.

Hasemi Skyline
Karena itulah, Nissan bersama Hasemi Motorsport membangun ulang Skyline ini, dengan menggunakan kit baru yang sangat-sangat besar, demi mengejar daya tekan yang tinggi. Desain bodykit ini juga, yang menjadi inspirasi geng Bosozoku untuk memodifikasi mobil mereka menjadi mirip sang “Granchan” / Grand Champion ini.

Hasemi Skyline
Hasemi Motorsport, memakai sasis dengan frame pipa buatan Nova Engineering untuk Grup.5, yang membuat ukuran Skyline ini menjadi jauh lebih besar dibanding versi standarnya. Coba lihat wajahnya, berubah dari awalnya mirp Ironman, menjadi lebih mirip Dr.Doom, musuh dari Fantastic Four!

Hasemi Skyline
Jika anda penasaran dengan ukuran Skyline ini, Pedal2theMetal beri figur ini : 5,065 x 1,980 x 1,239. Bandingkan dengan ukuran DR30 RS yang hanya 4,620 x 1,675 x 1,385m. Perbedaan yang jauh ini, mungkin karena bumper & chin spoiler super besar ini.

Hasemi Skyline
Konstruktor bodykit ini adalah Mooncraft, nama dibalik supercar & mobil balap terkenal Jepang seperti Mooncraft Shiden & Yamaha OX9-11. Desainnya memang terlihat primitif jika dibanding mobil balap modern, namun terlihat lebih sangar & mengerikan, bahkan jika dibandingkan dengan mobil balap modern Nissan seperti GT-R GT500.

Hasemi Skyline
Perbedaan lain antara Skyline DR30 ini dengan versi sebelumnya, adalah di pemilihan velg. Jika sebelumnya Hasemi-san memilih velg khas Grup.5, yaitu BBS Mesh, maka kali ini produk JDM adalah pilihannya, yaitu SSR berukuran 15×11 (!) di depan, serta…

Hasemi Skyline
…19×11 di belakang, gila! Pedal2theMetal lihat, desainnya velg ini sendiri cukup unik, karena dipasang piringan ventilasi, yang (pada saat itu) dianggap mampu mengalirkan angin kepada perangkat rem, tentu agar suhu-nya lebih terjaga.

Hasemi Skyline
Keunikan desain body serta velgnya, tentu berasal dari mesin yang dipakai. Mengandalkan mesin segaris LZ20B yang dipasang turbo “hardcore” T05B dari Garrett AiResearch, mesin yang berbasis dari mesin L20B milik Datsun 200SX ini, mampu menyemburkan tenaga sebesar 570hp@7600rpm, alias lebih tinggi dari mobil Formula 1 pada era 80an!

Hasemi Skyline
Mobil dengan transmisi 5-percepatan dari Doug Nash ini, memiliki keuninkan lain, yaitu side pipe exhaust yang berukuran cukup kecil sebenarnya. Namun, hasilnya masih sangat fenomenal & menambah faktor garang dari mobil ini karena :

Hasemi Skyline
Blaarrrrr!!!! Kombinasi Screamer Pipe & unit injeksi dari Lucas, memang sukses membuat Skyline ini menjadi mirip monster Ghidorah, musuh terberat Godzilla, meski bobot DR30 ini sebenarnya jauh dari berat, karena hanya memiliki bobot sekitar 1.005kg.

Hasemi Skyline
Namun, kabinnya sendiri berbeda jauh dengan eksteriornya yang heboh. Interiornya dibuat sesimpel mungkin seperti memakai dashboard yang hanya dipasang indikator serta modul pengapian, panel-panel pintu yang dilubangi, serta hanya 1 unit jok. Mungkin karena saking berbahayanya mobil ini, yang membuat siapapun pasti berpikir, apakah akan selamat jika menumpang mobil ini?

Hasemi Skyline
Selain itu, wing spoiler yang didesain oleh Mooncraft, terlihat jauh lebih kecil dibanding lebar mobil ini. Entah apa maksud Mooncraft, karena biasanya rata-rata lebar wing spoiler itu Pedal2theMetal lihat hampir seimbang dengan lebar mobil.

Hasemi Skyline
Dipadukan dengan teknik mengemudi kelas Dewa serta sikap Kamikaze / siap mati, Hasemi-san menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mengeksploitasi monster ini, dengan merebut 2 kemenangan di musim 1982, 5 kemenangan di tahun 1983, serta 2 kemenangan di tahun 1984, meski harus bersaing dengan pembalap legendaris seperti H.Yanagida, serta K.Hoshino.

Hasemi Skyline
Legenda Super Silhouette sendiri pernah kembali bangkit, karena pada musim 2009, Hasemi Motorsport kembali memakai livery legendaris ini. Apakah akan kembali menjadi juara? Di musim 2009, GT-R ini berhasil merebut posisi ke-2, meski sekarang, Hasemi Motorsport menarik diri dari Super GT.

Hasemi Skyline
Namun, Pedal2theMetal rasa…Mobil balap modern seperti GT-R GT500, masih belum mampu menggantikan karisma, aura buas & berbahaya serta tenaga ajaib dari Skyline DR30 Super Silhouette ini, yang rutin dibawa oleh Nismo untuk eksibisi Nismo Festival, serta menjadi penghuni dari Museum Nissan.


Penasaran bagaimana monster ini mengeluarkan taringnya? Lihat saja video ini, dan dengarkan deruman mesinnya…Ah, Pedal2theMetal akui, balapan zaman dahulu, memang lebih berbahaya, namun lebih menantang & menakjubkan untuk disaksikan!

Sumber :

Nismo
Hasemi Motorsport
Ten Tenth Forum

12 thoughts on “Hasemi Motorsport Tomica DR30 Super Silhouette, The Red, BIG, BEAST!

    • bnr banget nih.. jadi nostalgia jaman SD main GT2… ni mobil cuma jadi mobil hadiah yg nangkring di garasi.. dulu malas makenya.. jadul sih:mrgreen:

      lebih suka make adiknya… Nismo Penzoil GTR😆

      • Kalo aye lbih doyan Hasemi

        Tenaga emang kalah, tapi lebih nantang dipake di trek datar & penuh tikungan macam Rome Circuit atau Midfield Raceway

        kalo maksa pake di Grinderwald atau Seattle Circuit ya cari mati

  1. balapan dulu emang jauh lebih brutal… sekarang sih kebanyakan teknologi ini itu yang terkadang ujungnya malah bikin mobil terlalu smooth..
    mungkin buat ningkatin keselamatan pembalap juga kali yah.. tau sendiri dulu “biasa” yang namanya pembalap legendaris berakhir tragis di sirkuit.. rainey, senna, villenuve, dll udah jd bukti kejamnya dunia balap🙄 .

  2. Pingback: Rod Millen Motorsports Celica Unlimited, The Emperor of Pikes Peak « Pedal 2 the Metal Autoblog

  3. Pingback: Auto Legend 2012, An Open Mind Motoring Event Part.1 : Old School JDM | Pedal 2 the Metal Autoblog

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s