Pahlawan JDM Part.2 : Shinichiro Sakurai, “Skyline no Chichi / Father of Skyline”

Shinichiro Sakurai
Salah satu sifat & ciri khas dari orang Jepang adalah ulet, pekerja keras & teliti. Berkat sifat inilah, nama mobil Jepang menjadi sejajar, bahkan melebihi dari produk-produk para produsen mobil yang sudah mapan dari Amerika & Eropa. Nah, kali ini Pedal2theMetal akan menulis para pahlawan-pahlawan yang berjasa bagi dunia otomotif Jepang, setelah sebelumnya menulis soal test driver legendaris Toyota, Hiromu Naruse.

Mr. Shinichiro Sakurai
Sakurai Shin’ichirō (桜井 眞一郎), 3 April 1929 – 17 Januari 2011, adalah salah satu legenda di dunia otomotif Jepang. Berkat jasa dialah, dunia otomotif Jepang memiliki sebuah mobil sport legenda yang bisa dibanggakan pada dunia, Nissan Skyline. Bagaimana kisah figur legendaris ini? Pedal2theMetal akan sedikit mengulasnya…

Sakurai-san, yang lahir di Yokohama, prefektur Kanagawa, awalnya merupakan karyawan dari Prince Motor Company di tahun 1952, dan menjadi kepala manajer proyek ALSID-1, dibawah pimpinan panutannya, Ryoichi Nakagawa, Presiden PMC yang dulu merupakan kepala insinyur SAKAE-21, mesin pesawat tempur yang menjadi momok mengerikan di Perang Dunia ke 2, Mitsubishi A6M “Zero“.

Skyline S54
Proyek Skyline pertama Sakurai, adalah Prince S50. Bagaimana performanya? Cukup mengagumkan, yaitu mampu mampu mengejar, bahkan menyalip Porsche 904 GTS di Japanese Grand Prix pada tahun 1964 dengan Skyline S54 yang dimodifikasi, yang menghasilkan Prince Skyline 2000GT, varian kencang pertama Skyline.

Shinichiro Sakurai
Pada tahun 1966 dimana PMC merger dengan Nissan, berkat talenta & prestasi-prestasinya, pria lulusan Universitas Nasional Yokohama ini akhirnya diangkat menjadi kepala proyek pembangunan banyak mobil Nissan, terutama di model sport dan juga mobil balap.

Hakosuka
Salah satunya adalah Skyline pertama yang memakai merek Nissan, C10 yang akrab dipanggil “Hakosuka“. Sakurai-san sendiri, merasa kemampuan C10 masih bisa ditingkatkan, dengan membuat varian homologasi PGC-10 dengan bobot lebih ringan, mesin S20 DOHC yang memakai teknologi dari mesin balap GR8 bertenaga 160hp.

Hakosuka
Hasilnya? Hakosuka mampu menguasai hampir semua kompetisi di Jepang, dengan membantai banyak sportcar legenda, seperti Toyota 1600GT, Isuzu Bellet GTR, bahkan Porsche! Hakosuka juga menjadi pelecut Mazda untuk membuat sportcar yang lebih dahsyat, yaitu Mazda RX-3 Savanna.

Shinichiro Sakurai
Tak hanya Skyline, Sakurai-san juga membangun mobil Nissan lain seperti Laurel C31, sampai mobil balap Prince R380 sampai Nissan R383. Sakurai-san juga memimpin proyek MID-4, yang menjadi basis 300ZX serta mesin V6 tangguh Nissan, VG30DE.

Shinichiro Sakurai
Nissan akhirnya mempercayai hampir seluruh Skyline untuk dirancang oleh tim pimpinan Sakurai-san, mulai dari C110 “Kenmeri“, C210 “Japan“, R30 “New-Man / Tekkamen” sampai R31. Selain itu, banyak insinyur yang dulunya bekerja dibawah pimpinan Sakurai-san juga akhirnya menjadi kepala pimpinan Skyline selanjutnya, seperti Naganori Ito & Kozo Watanabe.

Shinichiro Sakurai
Dibawah pimpinannya pula, tim ini juga membuat mesin legendaris, RB, pada tahun 1984. Meskipun ditekan untuk untuk membangun mesin konfigurasi V6, Sakurai-san & timnya ingin Nissan memiliki mesin segaris yang memiliki tenaga besar, halus & kuat.

Dr. Sakurai
Pada tahun 1986, Sakurai-san diangkat sebagai presiden Autech, tuner resmi spesialis Nissan yang menjual mobil-mobil khusus yang sudah dimodifikasi. Selain itu, Sakurai-san juga menjadi Direktur Honorer di museum Skyline, karena jasa-jasanya dalam membangun Skyline.

Shinichiro Sakurai
Selain itu, Sakurai-san juga memimpin perusahaan S&S Engineering Co., Ltd, yang menciptakan teknologi RefExh / Duet Burn System untuk pasar JDM, yang menekan tingkat polusi udara yang dihasilkan mesin. yang menjadi teknologi pertama yang mendapat sertifikasi lulus peraturan PM / NOx Law di Jepang.

Pria yang ramah dan sering muncul di banyak media ini selalu rendah hati, yang membuatnya dihormati para kolega-koleganya, terutama yang pernah bekerja dibawah pimpinannya. Ini juga yang membuatnya masuk dalam Japan Automobile Hall of Fame di tahun 2005, sebuah prestasi yang luar biasa mengingat banyaknya orang hebat di dunia otomotif Jepang!


Ini adalah video dimana salah satu mobil balap rancangan Sakurai-san, Prince R380, dinyalakan kembali olehnya. Bayangkan, kembali menyalakan mesin GR-8 bertenaga 220hp, yang dulu ia buat pada tahun 1965…Sangat emosional!

Shinichiro Sakurai
Sampai kematiannya di Kanagawa, Tokyo pada 17 Januari 2011 karena gagal jantung di usia 81, Sakurai-san terus bekerja di bidang otomotif. Bukan karena paksaan atau tuntutan pekerjaan, namun karena Sakurai-san memang sangat mencintai dunia otomotif, yang membuktikan betapa kuatnya fokus & dedikasi Sakurai-san dalam kemajuan otomotif Jepang…

Dr. Sakurai
Sakurai-san, mungkin Pedal2theMetal rasa adalah figur Enzo Ferrari bagi Jepang, karena berhasil menorehkan banyak tinta emas bagi sejarah dunia otomotif dengan Nissan Skyline. Bahkan, Kazutoshi Mizuno masih merancang GT-R terbaru yang sudah tidak memakai nama Skyline dengan memakai filosofi yang sama seperti Hakosuka, yaitu sebagai petarung yang seimbang dengan supercar-supercar Eropa.

Sakurai-san, namamu tak akan pernah terlupakan…

Sumber :

Nissan Japan
GTROC UK

13 thoughts on “Pahlawan JDM Part.2 : Shinichiro Sakurai, “Skyline no Chichi / Father of Skyline”

    • Banyak, aye udah ada list-listnya….tapi yang paling berkesan itu :

      Tony Lesmana, legenda desain mobil Indonesia….Bisa dibilang rata-rata mobil karoseri Indonesia era 80an – 90an, didesain ama Akang satu ini

      Ayah dari Jack / Christian Lesmana (desainer VW, yang kemaren heboh soal desain VW Beetle 2012) sama Michael Lesmana (desainer juga, sekaligus salah satu builder VW terbaik DUNIA)….

      Dulu babeh aye waktu masih suka main-main sama mercy, suka order barang ke beliau, maklum…jago desain & konstruksi mobil dari A ke B, jago pisan lah….darah desainnya juga nurun ke 2 anaknya….Envy!

      masih banyak sih, nanti lah ditulis🙂

  1. Pingback: Mengenal Tuner JDM Spesialis Manufaktur Part.2 « Pedal 2 the Metal Autoblog

  2. Pingback: Yutaka Katayama, Sang Pembangkit Mimpi & Harapan Nissan « Pedal 2 the Metal Autoblog

  3. Pingback: Autech Zagato Stelvio, Mobil Jepang Modis Rancangan Butik Italia « Pedal 2 the Metal Autoblog

  4. Pingback: Life Through the Lens : Old Japanese Cars by Sū-San | Pedal 2 the Metal Autoblog

  5. Pingback: ALL JAPAN TUNER | FreakIndy

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s