Toyopet Crown RS46 Pick-up 1964, Untunglah Dibuat Di Era 60an!


Era 60an, nama mobil Jepang tidaklah sekuat & prestise sekarang. Pasti anda Toyota Crown kan? Sedan mewah yang sempat mencuat namanya akibat dijadikan mobil dinas para Pejabat di Indonesia ini, diakui sebagai salah satu sedan terbaik yang dibuat Toyota. Namun tahukah anda, bahwa dulu Crown sempat memiliki varian yang tidak terduga lho? Yap, varian Pick-up!


Varian Pick-up, yang lebih tepatnya dipanggil Ute, dibuat oleh Toyopet (merek khusus Toyota untuk varian dengan ukuran kecil di pasar ekspor), yang berbasis dari Crown S40 dengan seri Masterline. Desainnya Pedal2theMetal akui, sangat terinspirasi dari Muscle Car legendaris Amerika, Ford Falcon (versi USDM)


Versi Ute ini sendiri, merupakan versi AUDM, serta dirakit di Australia juga. Varian ini, dijual hanya di Jepang & pasar domestik Australia, dan Mooneyes Jepang, berhasil mendatangkan mobil ini ke Kalifornia, setelah dilakukan restorasi & modifikasi di Jepang


Modifikasi ala Hot-rod dari Mooneyes Jepang yang sudah kesohor, tentulah keren! Detail-detail krom yang sempurna, suspensi rendah & tentu saja…velg khas Hot-rodder Jepang, Enkei/Mooneyes (yang mirip desain American Racing Torq Thurst) berukuran 14″ yang dibalut ban BF Goodrich dengan tulisan yang di-highlight warna putih


Bayangkan jika Toyota Crown Royal Saloon yang dipakai pejabat Indonesia, diganti dengan varian Pick-up. Tentu lebih pas dengan imej pejabat & anggota dewan yang seharusnya merakyat & mengabdi pada rakyat, bukan sebaliknya!


Mesin yang dipakai, adalah mesin 4 silinder OHV yang terkenal tahan banting, 3R berkapasitas hampir 1900cc. Tenaga yang dihasilkan mungkin tidak terlalu besar, hanya 80hp. Namun torsinya cukup besar & mudah dicapai (berhubung mobil pick-up), sebesar 142nm@2600rpm!


Interiornya, tentu saja tidak semewah Crown generasi-generasi setelahnya. Untuk mempermanis kabin mobil yang memakai transmisi 4-percepatan manual ini, Mooneyes Jepang melakukan penggantian warna lapisannya, menjadi kombinasi biru & putih. Terlihat simpel & bersih!


Mungkin, imej pick-up & Ute yang identik dengan mobil niaga, sangatlah berlawanan dengan imej Crown masa kini, yang sudah bertransformasi menjadi mobil mewah. Yah, sesuai dengan judul, untunglah Toyota membuat varian ini di era 60an, karena kalau masih, belum tentu para pejabat sudi memakai Crown!

Sumber :
eBay
Mooneyes Japan

About RYHN.FRDS

Your dangerously addictive photographer. Excels at motography, riding crap bikes & cursing about it.

9 thoughts on “Toyopet Crown RS46 Pick-up 1964, Untunglah Dibuat Di Era 60an!

  1. wuahh, kerenn……….tapi kenapa ya mobil mewah dibikin versi pikapnya?

    jd inget Holden Special EJ yg ada versi pikapnya juga

    “142nm@2600rpm” untuk ukuran mobil 1900 cc, udah gede tuh, palagi jaman itu. Perbandingannya, mesin Toyota Fortuner 2.7 l (2TR-FE) torsinya 164 nm, jd gak jauh beda juga yah, pasti pas ini mobil buat niaga:mrgreen:

  2. seandainya Holden EJ kakekku yg versi pick up, keren brur, haha😆 Mesin buatan 60an teknologi 40an, hahaha, ktinggalan. Coba aja kakekku pas mau beli Holden mau nunggu setaun, keluar deh si EH yg mesinnya bner2 baru, gak kayak EJ yg mesinnya pake mesin GM taun 40’an. Kapasitas 2.2 l, tapi tenaga cuma 75 hp. Versi EH sih 2.4l dan 2.9l, manteplah:mrgreen: tenaga juga udah 100 hp keatas….

    yup, itu dia masalahnya, contohnya ya kayak muscle car amrik itu, kenceng sih, tapi boros dan handling kurang.

    • Sial, saya lupa re-upload foto-fotonya…Dan sepertinya post-post lama juga ikut raib😦

      Saatnya rehab ulang web tua ini😀

      Makasih atas koreksinya Mas Dhani😀

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s