Mesin Nissan RB, Jantung Mekanis JDM Paling Ikonik Part.1

R32 Engine
Apa kabar pembaca setia Pedal2theMetal? Setelah kemarin-kemarin blog ini minim update, sekarang saatnya fire up the engine! Mengapa? Karena di bulan ini Pedal2theMetal memiliki tema “JDM Legends“, maka Peda2theMetal akan mengulas sebuah mesin legendaris dari pabrikan terkenal Jepang. Ya! Pedal2heMetal akan mengulas keluarga mesin RB dari Nissan yang terkenal tangguh & bertenaga besar itu!

RB, merupakan mesin 6 silinder segaris dari Nissan yang memiliki kapasitas yang beragam, dari 2000cc sampai 3000cc dengan konstruksi head mesin dari alumunium. RB sendiri memiliki versi SOHC & DOHC, dengan perbedaan selain di jumlah camshaft juga jumlah katupnya. Jika varian SOHC memiliki 2 katup/silinder, varian DOHC memiliki 4 katup/silinder

Cara membaca kode mesinnya? Sama seperti mesin Nissan lain, D berarti DOHC, E berarti EFI (Injeksi), T berarti turbo dan 2 digit angka berarti kapasitasnya :

20 – 2.0 L (1998 cc, bore: 78.0 mm, stroke: 69.7 mm)
24 – 2.4 L (2406 cc, bore: 86.0 mm, stroke: 69.7 mm)
25 – 2.5 L (2498 cc, bore: 86.0 mm, stroke: 71.7 mm)
26 – 2.6 L (2568 cc, bore: 86.0 mm, stroke: 73.7 mm)
30 – 3.0 L (2982 cc, bore: 86.0 mm, stroke: 85.0 mm)

Sejak Agustus tahun 1993, mesin RB ditanamkan teknologu NVCS (Nissan Variable Cam System) untuk efisiensi & kinerja camshaft di intake. Inovasi tambahan lainnya juga terjadi di tahun 1998, dimana mesin RB25DE/T menggunakan head mesin dengan nama “NEO”

NEO sendiri, adalah tandingan VTEC milik Honda dari Nissan, karena sama-sama mengatur pergerakan katup. Berkat teknologi ini, torsi serta tenaga dan emisi mesin ini menjadi lebih baik. Karena itu, mesin ini termasuk dalam kategori LEV (Low Emission Vehicle) alias mobil dengan emisi polusi yang rendah

Angry R32
Sama seperti mesin sportcar JDM lainnya, tenaga mesin RB dibatasi sampai 276hp karena perjanjian “Gentlemen’s Agreement” yang membatasi tenaga mesin mobil domestik hanya sampai 276hp. Padahal, seperti mesin sportcar JDM lainnya (lagi), tenaga asli RB bisa mencapai angka 350hp lebih!

Oh iya, mesin 4 silinder CA dari Nissan juga mengambil basis dari RB lho! Mesin ini sering dipakai oleh mobil-mobil sport kompak dari Nissan seperti Pulsar

Oke, ayo kita mengenal lebih dalam soal mesin RB!

RB20

RB20, merupakan mesin yang sering ditemukan di Nissan Skyline & Stagea, dengan kapasitas 2000cc. Ini dia varian-varian dari RB20 beserta tenaga maksimumnya :

RB20E – single-cam (128hp@5600rpm, 171nm@4400rpm)
RB20ET – single-cam turbocharged (143hp@6000rpm, 206nm@3200rpm)
RB20DE – twin-cam (152,8hp@6400rpm, 186nm@4400 rpm)
RB20DET – twin-cam turbocharged (212hp@6400rpm, 265nm@3200 rpm)

Mesin RB20, pertama kali dipasang di Skyline R31, dan untuk varian DOHC-nya, menggunakan cover camshaft berwarna merah, sehingga dipanggil Redtop. Mesin Redtop juga menggunakan sistem injeksi NICS (Nissan Induction Control System), sedangkan versi SOHC menggunakan sistem ECCS (Electronically Concentrated Control System). Uniknya, di Selandia Baru, beberapa model dari Holden menggunakan mesin RB20E lho! Nissan Z31 200ZR Fairlady juga disediakan versi yang menggunakan mesin RB20DET, bukan VG seperti biasanya

Varian SOHC, setelah mengalami banyak modifikasi, menggunakan sistem ECCS serta warna blok mesin baru, yang akhirnya dipanggil Silvertop (jangan tertukar dengan 4A-GE Silvertop dari Toyota ya!). Pada model-model mutakhir seperti R34 & Stagea, Nissan memasang mesin RB20DE untuk Skyline & RB20E untuk Stagea, dan dilengkapi dengan head berteknologi NEO, dan menjadi mesin RB paling ekonomis dari seluruh jajaran RB, dengan kategori LEV

RB24S

Merupakan mesin RB yang paling tidak “JDM”. Mengapa? Ini karena selain kurang dikenal, juga dibuat untuk pasar luar Jepang, alias versi ekspor, serta banyak terpasang di Nissan Cefiro A31 versi LHD (setir kiri).

Konstruksinya lumayan menarik lho menurut Pedal2theMetal! Ini karena RB24S menggunakan head dari RB30E, blok mesin dari RB25DE/DET dan crankshaft serta piston dari RB20DE/DET. Keunikan lainnya adalah RB24S menggunakan sistem pembakaran karburator, bukan ECCS. Efeknya? Mesin ini mampu berkitir lebih kuat di rpm tinggi dibanding mesin RB25DE/DET sekalipun, dahsyat kan?

Mesin SOHC ini sendiri, bertenaga maksimal hampir 140hp@5000rpm dengan torsi 196nm@4400rpm, lumayan juga kok menurut Pedal2theMetal untuk ukuran mesin karburator!

RB25

Mesin RB25, pertama kali dikenalkan pada tahun 1993, dengan kubikasi lebih tinggi sekitar 0,5 liter lebih tinggi dibanding RB20. Semua seri RB25 sendiri menggunakan sistem injeksi serta DOHC. Inilah 3 versi dari RB25 beserta performanya :

RB25DE – twin-cam (197hp@6000rpm, 255nm@4000rpm)
RB25DET – twin-cam turbo (245-250hp@6000rpm, 319mm@4000rpm)
NEO RB25DET – twin-cam turbo (276hp@6400rpm, 362nm@3200rpm)

RB25DE dan varian DET (turbo) yang diproduksi sejak Agustus 1993 juga menggunakan teknologi NVCS untuk menambah kinerjanya, agar jauh lebih dahsyat dari putaran bawah sampai atas. Selanjutnya, pada Mei 1998, head mesin NEO dipasang pada RB25DET, namun terbatas pada Skyline R34 saja

RB26DETT
RB26DETT
Inilah salah satu mesin paling terkenal di keluarga RB, karena terpasang pada mobil dengan emblem paling ikonik dari Nissan, Skyline GT-R. RB26 yang hanya tersedia pada versi twin turbo ini, mampu menghasilkan tenaga serta torsi terbesar dari mesin RB sebelumnya, dengan tenaga maksimum (yang tercatat) sekitar 276hp@6800rpm dan torsi 392nm4400rpm.


Kecil? Ingat perjanjian “Gentlemen Agreement” bukan? Kalau dilakukan dyno diluar Jepang, maka angka yang tercatat cukup impresif, 320hp! Kelebihan utama dari mesin ganas ini selain kekuatannya, adalah kemudahan dalam menambah tenaganya. Hanya dengan melakukan “sedikit” modifikasi, angka 600hp bukanlah hal yang sulit

Bukti lain kegilaan mesin RB26DETT adalah kekuatannya. Sama seperti 2JZ, dengan melakukan modifikasi ekstrem di jeroan mesin serta memasang konversi menjadi turbocharger tunggal, angka 1000hp seperti yang terpasang di mobil drag HKS R33 menjadi bukti konkret kehebatan mesin ini, top!

Mesin ini hanya terpasang pada mobil-mobil top-of-the-line dari Nissan, seperti GT-R serta varian-varian khusus. Ini dia daftarnya :

Nissan Skyline GT-R R32
Nissan Skyline GT-R R33
Nissan Skyline GT-R R34
Nissan Stagea 260RS
Tommy Kaira ZZII
AUTECH Skyline GT-R BCNR33

RB30
RB30
RB30, adalah mesin RB yang unik. Mengapa? Ini karena Nissan memasangkannya tidak hanya pada Skyline saja, namun juga pada Nissan Patrol serta…Holden Commodore!

Commodore VL
Holden memasang mesin Nissan ini, karena mesin 202 bawaan Commodore, tidak lagi lolos tes emisi pada tahun 1986 di Australia yang makin lama makin ketat. Holden memasang mesin RB30ET (turbo) yang dipasang di Commodore VL. Perbedaanya dengan RB30 lain adalah kompresi yang lebih rendah, pompa oli yang lebih kuat serta turbocharger T3 dari Garett, yang membuat mesin ini menjadi favorit bagi para drag-racer

Ada 4 jenis dari RB30, yang hanya diproduksi dari tahun 1987 sampai 1991 :

RB30S – carburetted single-cam
RB30E – fuel-injected single-cam (152hp@5200rpm, 247nm@3600rpm)
RB30E R31 Skyline-spec – fuel-injected single-cam (157hp@5200rpm, 252nm@3600rpm)
RB30ET VL Commodore-spec – fuel-injected single-cam turbo (201hp@5600rpm, 296nm@3200rpm)

Oke, sekian dulu tentang mesin RB, nanti Pedal2theMetal akan menulis soal mesin RB yang spesial, dan hanya dibuat terbatas, nantikan saja ya!

25 thoughts on “Mesin Nissan RB, Jantung Mekanis JDM Paling Ikonik Part.1

    • Tenaga & getaran yang minim.

      Kenapa maksa pake segaris? Ini karena ego Shinichi Sakurai, yang ingin Nissan punya sportscar yang sekelas dengan sportscar Eropa, jadi wee maksa pake inline yang lebih minim getaran serta pergerakan piston yang lebih lancar, biar tenaga kagak kebuang-buang

      Persetan ukuran mesin geda, yang penting ngibritttttt………………….

      RB itu gak geda amat kok, cuman ya….berat hahaha😆

      • oh, jd inline itu lebih minim getar dibanding V toh. Ternyata ada kelebihannya jg, selama ini asosiasi pikiran aye soal mesin 6 slinder inline itu mesin kuno, soalnya Holden opa ane “grey motor”nya gitu konfigurasinya:mrgreen:

  1. Pingback: JDM Legends Video, Menawan & “Menipu” « Pedal 2 the Metal Autoblog

  2. ngga ada caci maki kok, btw thank you berat bro … semenjak saya nemu blog “Anda”. saya jadi makin seneng aja ngebaca-nya…sekali lagi thank you…terus saja berinfo di dunia autosport …

  3. Pingback: Mesin Nissan RB, Jantung Mekanis JDM Paling Ikonik Part.2 « Pedal 2 the Metal Autoblog

  4. Pingback: Pedal2theMetal Battle : Apa Mobil Favorit Anda Di Manga & Anime? « Pedal 2 the Metal Autoblog

  5. Pingback: Rocky Auto Skyline 2000GT, Perfect Hakosuka! « Pedal 2 the Metal Autoblog

  6. Pingback: Pahlawan JDM Part.1 : Shinichiro Sakurai, “Skyline no Chichi / Father of Skyline” « Pedal 2 the Metal Autoblog

  7. Pingback: Mengenal Tuner JDM Spesialis Manufaktur Part.2 « Pedal 2 the Metal Autoblog

  8. Pingback: Top Secret – Performance Engineering Service, Speed, Smoke & Gold « Pedal 2 the Metal Autoblog

  9. Pingback: O.T.S RB26 Fairlady Z, Monster 550hp! « Pedal 2 the Metal Autoblog

  10. kode e pda nissan engin bukan brarti efi. .melainkan brarti eccs. . .kpanjangan eccs “electronic concentrate engine control system om. . . .

    • konyol. .kalau gk tau jelas tntang nissan hti2 nulis. .yg lbih minim gtaran itu msin v. .msin inline mlah tinggi gtranya. .kcuali inline 4 with cross plane crankshaft pd yamaha r1. .bru minim gtran. .skolah gk mas

      • Aaah, terimakasih atas koreksinya Mas, saya tidak sekolah soal otomotif & teknik🙂

        Saya sih cuman berdasarkan pengalaman saja ngobrol sama mekanik BMW dekat kampung saya, kalau Inline-6 merupakan mesin yang paling smooth, even compared to V-6…Mungkin Mas Amir bisa lebih menjelaskan, saya juga ingin tahu dari pakarnya (yang sekolah)😀

      • seinget saya di sekolah diajarin soal reproduksi, bukan karakteristik konfigurasi mesin mas🙂

        *saya memang paling inget pelajaran reproduksi, yang lainnya terbang entah kemana

  11. Kalau efi blum tntu eccs. .kalau eccs pzt efi.
    Eccs lbih lngkap. .eccs tdk bleh dsombongkan dan dbeberkan k phak luar. .gk kya toyota bru efi j lsg dtlis dbody mbil. .

  12. Prnah skolah gk mkanik bmw,nya inline 6silinder og alus. .yg alus itu v . . Yg alus lg msin boxer pnya subaru enam silinder tdur. .yg lbh alus lg rotary pnya mazda rx8. .silinder rotary rpm,nya tnggi. .

  13. Gampangnya gni. .efi cuma pke hdung dan mulut. .msh bsa hdup kan . .
    Sdangkan eccs pke mata,mulut,telinga,hdung. .
    Otaknya j ada 3, ,ecm tcm dan bcm dhubungkan oleh can. .utk brbgi data. .smua slg brkaitan. .

  14. Nambah gan, sebenernya RB30 itu mesin monster juga, meski cuma SOHC tapi dapat bikin power gede, gak kayak RB20 yang kalah sama SR20 hehe
    Apalagi kalo kepalanya udah diganti pakai kepalanya RB25/26, 1000 hp bisa kekejar tuh😀

  15. hahah lucu juga baca komen di atas kalo V engine lebih alus.😀. V engine getaran lebih terasa mas bro di rpm bawah.tapi tenaga yg di hasilkan di rpm atas mantap karena di dorong bentuk konfigurasinya & ga makan tempat.!. kalo inline makin banyak silinder makin panjang.! tapi lebih smooth.

  16. Pingback: ALL JAPAN TUNER | FreakIndy

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s