HKS IS220-Z Racing Performer, Kesempurnaan Yang Gagal

HKS IS220-Z RACING PERFORMER
Agar memenangkan kompetisi, banyak hal yang mesti diperhatikan. Misalnya untuk turnamen drifting seperti D1 GP, kita harus memiliki 3 hal yang penting :

1. Tim yang solid
2. Pembalap yang bertalenta
3. Mobil balap yang memiliki potensi juara

HKS, yang memiliki 3 hal itu, anehnya malah tidak lagi memenangkan kejuaraan D1GP seperti di awal D1GP (2001) dengan HKS Genki Hyper Silvia S15…

HKS IS220-Z RACING PERFORMER
Coba kita absen satu-satu : Tim yang kuat & bermental juara? Cek. Pembalap yang haus kemenangan & pengalaman? Cek. Mobil dengan kapabilitas yang hebat? Cek. Lalu, mengapa HKS tidak bisa menjuarai D1GP di tahun 2008, dan malah tergelincir jatuh ke posisi 23 dengan poin hanya 8?


Padahal, sewaktu di tahun 2004, dimana HKS menurunkan (untuk beberapa seri) HKS Genki IS220-R, NOB mampu meraih posisi ke-2! (Meski di tahun selanjutnya, jatuh lagi ke posisi ke-5)

HKS IS220-Z RACING PERFORMER
Kalau Pedal2theMetal pikir-pikir, HKS IS220-Z ini kurang apa? Seperti yang kita tahu, HKS dalam membangun mobil kompetisi, selalu secara total & sempurna di setiap lini. Misalnya di eksterior IS220-Z yang berbobot 1100kg ini, yang mirip seperti CT230R, yaitu membuat 1 bodykit khusus agar menghasilkan aerodinamika & traksi yang bagus.

HKS IS220-Z RACING PERFORMER
Belum soal mesin. HKS tahu bagaimana membangun mesin kompetisi yang “berbahaya“. Di IS220-Z ini, HKS masih mempertahankan mesin 3S-GTE Beams bawaan Altezza, yang ditingkatkan kapasitasnya menjadi 2200cc dengan stroket kit dari HKS. Belum lagi parts-parts spesial dari katalog HKS seperti intake udara berbahan karbon yang memberi pasokan udara ke turbo GT3037. Tenaga yang berhasil didapat? 600hp lebih!

HKS IS220-Z RACING PERFORMER
Untuk kaki-kaki? Lagi-lagi HKS tidak main-main. Dibalik velg favorit HKS, Advan RS berwarna emas, tersimpan suspensi HKS Hipermax D, perangkat rem Endless 6 piston & modifikasi lainnya di sektor konstruksi kaki-kaki. Sempurna.


Di interiornya, HKS membangun “ruang kerja” NOB secara total. Dengan model dashboard custom baru berbahan karbon, HKS menempatkan beberapa indikator-indikator elektronik dari katalog HKS seperti CAMP2, F-con Pro dan EVC system.


Oh iya, HKS sendiri membangun 2 unit IS220. Untuk yang memiliki spek kompetisi D1GP menggunakan kode Z, sedangkan untuk yang versi R, lebih banyak digunakan sebagai mobil demo HKS, makanya tidak memakai stiker & livery.


Meskipun dari luar tidak terlalu berbeda, untuk mesinnya malah berbeda. HKS membenamkan mesin 2JZ bawaan IS300 dengan stroker kit dari HKS yang menambah kapasitas mesin menjadi 3400cc. HKS tidak memberitahukan berapa tenaga maksimumnya, namun Pedal2theMetal rasa, angka 500hp bukan tidak mungkin diraih…


Dengan senjata se-sempurna ini, mengapa NOB bisa sampai gagal dalam kompetisi D1GP? Padahal, sebagai pemilik Altezza, Pedal2theMetal dulu sangat mengharapkan NOB menjuarai D1GP…Ah, semoga saja nanti HKS menurunkan IS-F di arena D1GP bersama NOB untuk membalas dendam!

Sumber : HKS Power Japan

2 thoughts on “HKS IS220-Z Racing Performer, Kesempurnaan Yang Gagal

  1. Pingback: Advan M7 DIGICAM RIRE NATS D1 Project Supra , Terbaik Terbaik! « Pedal 2 the Metal Autoblog

  2. Pingback: Life Through The Lens : Rob Shaw & Fuji 86 Style 2012 | Pedal 2 the Metal Autoblog

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s