Touge, Cara “Nekat” Pembalap Jalanan Jepang Membuktikan Kemampuan

Touge…Hmm, jika anda akrab dengan dunia modifikasi mobil Jepang atau JDM, pasti anda sering mendengar kata itu, namun…Apakah anda tahu artian sebenarnya dari Touge? Pedal2theMetal akan mencoba mengulas (sedikit) tentang Touge, check it out!


Touge atau Tōge (峠?) dalam bahasa Jepang berarti “Menyalip”. Dengan artian harafiah adalah menyalip mobil lain di jalanan pegunungan atau jalanan lurus, yang biasanya dilakukan oleh para pembalap liar di pegunungan Jepang atau daerah-daerah lain yang memiliki kontur jalan yang sama, seperti jalanan legendaris Nordschleife di Jerman atau Tail of the Dragon di North Carolina

Touge
Jadi, Touge bukan hanya di Jepang saja, meskipun lebih sering digunakan untuk mendeskripsikan balapan liar di pegunungan Jepang. Bisa saja kita melakukannya di jalanan pegunungan Bedugul atau Subang!


Yang namanya pegunungan, pasti memiliki kontur jalan yang naik-turun, serta memiliki tikungan-tikungan tajam. Membuat para pembalapnya (pasti) sering menggunakan rem tangan serta manuver-manuver ekstrim demi menjaga kecepatan serta posisi


Tentunya, dibutuhkan nyali serta kondisi mobil yang benar-benar siap, atau nyawa akan menjadi taruhannya! Banyak pembalap yang malang, tergelincir jatuh jurang, karena terlalu memaksakan diri, atau kondisi mobilnya tidak dalam kondisi siap “tempur”


Ada 4 tipe dari balapan Touge, yaitu : Cat & Mouse / Sudden Death, Straight Up, Random serta yang terakhir, Ghost Battle atau Time Attack. Ayo kita kupas satu-satu!

Cat & Mouse/Sudden Death :

Adalah balapan kejar-kejaran, dimana pemenangnya adalah yang mampu menambah jarak antara mobil. Jadi, jika pembalap di depan mampu menambah jarak dengan pengejar, atau sang pengejar yang mampu memperkecil jarak dengan pembalap di depan, dialah pemenangnya


Apakah menyalip dapat dilakukan? Jika ada kesempatan, ini bisa saja, namun resikonya sangat tinggi, anda bisa jatuh ke jurang! Oh iya, jika ada salah satu mobil yang mengalami masalah seperti menabrak misalnya, mobil lainnya dinyatakan pemenang

Straight Up :

Bisa dibilang tipe balapan Touge yang menarik. Mengapa? Karena Straight Up battle dilakukan jika trek jalanannya cukup lebar, maka kedua mobil akan start dengan posisi yang sama. Jika Sudden Death adalah kejar-mengejar, maka Straight Up lebih ke balapan tradisional, yaitu siapa yang didepan, maka dia yang menang!

Random Battle :

Merupakan pertarungan “pemanasan” dimana 2 pembalap mencari tipe balapan apa yang cocok untuk dilakukan, dengan cara berkendara bersama & berkomunikasi via lampu hazard & sein. Setelah menemukan tipe balapan yang pas untuk dilakukan (biasanya 2 tipe balapan diatas), maka pertarungan siap dilakukan

Ghost Battle / Time Attack :

Nama boleh seram, namun Ghost Battle / Time Attack adalah balapan Touge paling “aman”, karena hanya satu mobil yang dibiarkan melaju dan mencetak waktu paling cepat yang ia bisa, dan pembalap lainnya harus mencetak waktu lebih cepat jika ingin memenangkan pertarungan. Mirip seperti balap Rally, dan biasanya dilakukan di trek-trek sempit


Sebenarnya, sekarang terjadi kesalahan makna akan artian “Touge”, dan kesalahan ini terjadi karena makin meningkatnya popularitas akan Touge Battle & kultur mobil di Jepang. Banyak para pihak dengan sembarangan menggunakan nama Touge sebagai merk dagang atau event, yang meskipun seperti balapan di jalan raya, namun tidak bertempat di pegunungan atau jalanan naik-turun


Kesalahan artian lainnya adalah drifting & Touge, dan sering dianggap memiliki artian yang sama. Jika drifting merupakan salah satu gaya atau bentuk dalam mengemudi, sedangkan Touge tidak memiliki konotasi & hubungan dengan mengemudi, melainkan lebih ke tipe balapannya itu sendiri. Tentunya, teknik drifting sendiri bisa dipakai dalam Touge Battle untuk menyalip atau justru menghalangi pembalap lain


Seperti contoh, jika seorang pembalap sedang dalam posisi memimpin dan merasa ada celah untuk tersalip, maka tindakan yang terbaik adalah melakukan slide atau drifting sehingga celah yang terbuka akan tertutup, membuat sang pengejar dengan terpaksa harus mengurangi kecepatan untuk menghindari tabrakan. Teknik ini juga bisa untuk menyalip, meskipun kemungkinannya sangat kecil & resikonya sangat besar


Meskipun terlihat menyenangkan & menegangkan, Touge memiliki kadar bahaya yang sama, bahkan lebih berbahaya daripada balapan liar lainnya, seperti Wangan atau Street Race


Jangan harap meskipun memiliki mobil yang baik & skill mengemudi yang jempolan, anda akan aman-aman saja melakukan balapan Touge seperti Keiichi Tsuchiya, NOB Taniguchi & Max Orido yang dengan santai memacu mobil modifikasi pinjaman dengan gila-gilaan di jalanan pegunungan, karena selain pengalaman & skill, unsur keberuntungan juga sangat berpengaruh disini

Yap, sekian dulu ya, jika ada kritik atau saran, silahkan tulis di kolom komentar ya!

18 thoughts on “Touge, Cara “Nekat” Pembalap Jalanan Jepang Membuktikan Kemampuan

  1. Pingback: Fujiwara Takumi Corolla AE86 GT-APEX 1983, Misionaris Drift & Touge! « Pedal 2 the Metal

  2. Pingback: Pahlawan Drift Part.1 : Dorikin, Keiichi Tsuchiya « Pedal 2 the Metal

  3. Pingback: Nissan Silvia, Tolak Ukur Sedan FR Jepang « Pedal 2 the Metal Autoblog

  4. Pingback: Alfonzo “Fonzzy” Celica TA22 1975, B0S0Z0KU 4 LIFE! « Pedal 2 the Metal Autoblog

  5. Pingback: Suzuki SS40T Mighty Boy, Bocah Kecil nan Perkasa! « Pedal 2 the Metal Autoblog

  6. Pingback: Pedal2theMetal Battle : Apa Mobil Favorit Anda Di Manga & Anime? « Pedal 2 the Metal Autoblog

  7. Pingback: Wayne Schofield Suzuki Cappuccino Hayabusa Power, The Killer Coffee! « Pedal 2 the Metal Autoblog

  8. Pingback: Kazuhiko “Smoky” Nagata, Indiana Jones of Speed « Pedal 2 the Metal Autoblog

  9. Pingback: Scoot Sports 4RE RX-7 FD3S, Street Quad Stunner « Pedal 2 the Metal Autoblog

  10. Pingback: Ryosuke & Keisuke Takahashi, The Rotary Brothers : Epilog « Pedal 2 the Metal Autoblog

  11. Pingback: Keisuke Takahashi, The Yellow Uphill Striker « Pedal 2 the Metal Autoblog

  12. jadi inget initial D,, pertama kali jatuh cinta ma hachiroku..😀
    sampe sekarang masih membara cinta ini..😄

  13. Pingback: Profil Keiichi Tsuchiya | dwightjordan23

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s