Koenigsegg Agera R, Apa Perbedaanya Dengan Yang “Standar”?


Setelah beberapa gosip-gosip serta kabar-kabar burung, akhirnya Koenigsegg meluncurkan varian terkuat mereka, Agera R di Geneva Motor Show 2011, bersaing menarik perhatian publik dengan banteng terbaru Lamborghini, Aventador dan Pagani Huayra


Sulit membedakan Agera R dengan Agera “biasa”, soalnya Agera sendiri sudah benar-benar menakjubkan! Mungkin warna putih dengan strip merah (yang mirip Mach 5 dari animasi Speed Racer) yang membedakannya dengan Agera yang menggunakan warna silver? Bisa jadi


Performa Agera R sendiri patut dibanggakan Christian von Koenigsegg, akselerasi 0-100km/h cukup dengan waktu 2,9 detik! Terasa “kurang” untuk ukuran supercar? Lihat figur lainnya : 0-200km/h hanya dalam 7,5 detik! EDAN! Untunglah, rem karbon keramik super kuatnya mampu menghentikan Agera R dalam kecepatan 0-200km/h hanya dalam waktu 12,7 detik


Hey! Untuk apa papan luncur itu berada di atap Agera R? Ternyata, Koenigsegg & Thule bekerja sama membuat tempat penyimpanan papan luncur aerodinamis bernama Ski Box, yang membuat Agera R bisa dikategorikan sebagai “Lifestyle Supercar”. Meski tentunya jika sedang memakai Ski Box, disarankan tidak kencang-kencang kecepatannya!


Performa yang impresif itu, didapatkan dari mesin V8 5000cc berkekuatan raksasa, 1.115hp@6900rpm! Sayangnya, tenaga sebesar itu hanya didapat dari penggunaaan bahan bakar ethanol E85 (yang tidak tersedia di setiap negara). Untunglah, Koenigsegg memasang sistem pengatur tipe bahan bakar. Jika memakai BBM oktan 95, tenaganya 940hp. Kalau BBM oktan 98? 1050hp, “cukup”!


Eh? Kemana atapnya? Ternyata Koenigsegg merancang Agera R dapat menjadi tipe “Targa” atau atapnya bisa dilepas, lagi-lagi agar sesuai dengan jargon “Lifestyle Supercar”. Tentu saja jangan memacu Agera R tanpa atap dengan kecepatan tinggi, apalagi sampai topspeednya, 420km/h!


Kabin Agera R yang menggunakan kombinasi warna hitam-putih ini…tidak berbeda jauh dengan Agera. Hanya saja, ada fitur baru di Agera R, yaitu G Sensor. Untuk apa? ini agar pengemudi dapat mengecek tingkat G yang didapat, apalagi Agera R mampu menghasilkan tekanan lateral G yang cukup “sinting”, 1,6G


Harga? Koenigsegg belum membuka tabir harga Agera R, namun Pedal2theMetal pastikan, harganya jauh lebih tinggi dibanding Agera, yaitu 1 juta Euro, Glek! Harga yang mahal untuk merasakan sensasi “Lifestyle Supercar”

2 thoughts on “Koenigsegg Agera R, Apa Perbedaanya Dengan Yang “Standar”?

Komentar? Feedback? Kritik? Tulis Saja Dibawah!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s